Ini Penghasilan Atlet Esport. Bikin Kaget!

Ini Penghasilan Atlet Esport. Bikin Kaget!

Bermain game tentu saja menyenangkan untuk semua orang. Jika hanya main game saja sudah bisa me-refresh otak anda, lalu bagaimana jika anda bisa mendapatkan uang dari bermain game? Game online saat ini masuk ke dalam kategori e-sport atau olahraga elektronik yang dipertandingkan demi meraih juara. Sedangkan para gamers profesional kini disebut atlet esport. Majunya industri game online begitu pesat karena banyak peminatnya. Tak heran jika hadiah dari satu pertandingan e-sport itu bisa sampai ratusan juta rupiah.

Lalu, bagaimana dengan penghasilan atlet esport itu sendiri? Kompetisi e-sport diikuti oleh tim berjumlah tiga sampai lima orang. Jika melihat dari gelaran pertandingan Piala Presiden Esports 2019 yang digelar oleh pemerintah Indonesia pada Maret lalu, juara pertama yang diraih oleh tim Onic yang beranggotakan lima orang meraih Rp 400 juta. Maka, tiap anggota bisa meraih Rp 80 juta dalam sekali memenangkan pertandingan.

Raup Miliaran Rupiah dari Medsos

Dengan menjuarai kompetisi esport, kepopuleran para atlet meningkat. Jika sudah begini, konten game yang mereka buat juga menarik khalayak penggila game. Misalnya, di kalangan itu, nama Jess No Limit (anggota tim EVOS) menjadi gamer terkenal di media sosial Instagram dan Youtube. Dia kerap mengunggah video saat bermain game, lengkap dengan keahliannya menghabisi lawan di game online. Konten yang ditonton ratusan ribu hingga jutaan penonton itu membuatnya menjadi influencer ternama. Tak heran jika Jess No Limit bisa mengantongi minimal Rp 10 juta, dan maksimal Rp 1,6 miliar per bulan dari 5,7 juta subscibers-nya (dilansir dari socialblade.com pada Juni 2019). Penghasilan ini belum termasuk dengan honor endorsment di Instagram dan menjadi ambassador sebuah brand yang mengontrak dirinya. Dengan ini, penghasilan bisa menyetuh angka miliaran rupiah.

Kemampuan Harus Diasah

Besarnya hadiah yang didapat tentu saja setara dengan kemampuan dan alat penunjang untuk menjadi seorang atlet esport. Ya, kecerdikan mengatur strategi serta kelihaian jari untuk cepat menekan tombol saat bermain game itu diasah secara individu. Belum ada ilmu atau kelas yang membahas soal meningkatkan kemampuan gaming. Jadi, kamu harus berlatih sendiri dan meningkatkan kemampuanmu. Konsentrasi pun diperlukan untuk bermain game online seperti Mobile Legends atau PUBG.

(Baca juga: 5 Cara Meningkatkan Pendapatan di Tahun 2019)

Alat Penunjang Gaming dan Kisaran Harganya

Selain itu, alat penunjang yang terdiri dari berbagai alat elektronik juga terbilang mahal. Sehingga membutuhkan modal yang tidak sedikit. Hal ini berguna untuk memberi kenyamanan saat bermain game agar gamers bisa lebih berkonsentrasi. Berikut perangkat bermain game dan kisaran harganya:

  • Handphone Rp 2 juta
  • Komputer PC Rp 5 juta
  • Mouse Rp 200 ribu
  • Mousepad Rp 70 ribu
  • Keyboard Rp 200 ribu
  • Speaker Rp 150 ribu
  • Headset Rp 125 ribu
  • Stick Rp 100 ribu
  • Gaming Seat Rp 2,7 juta
  • TOTAL: Rp 5,5 juta-an (dengan handphone), dan Rp 8,5 juta-an (dengan komputer PC).

Pembelian perangkat gaming ini tentu tak perlu langsung kamu beli sekaligus. Kamu bisa berhemat dengan membelinya secara bertahap, atau dapat lebih mudah dengan kartu kredit. Pengajuan kartu kredit dengan pilihan jenis kartu kredit terbaik bisa kamu cek di sini https://www.cekaja.com/kartu-kredit/

Tinggalkan Balasan